Paguyuban Wirausaha Cilegon

Kumpulan Cerita, Berita tentang Pawon dan Cilegon Car Free Day

Paguyuban Wirausaha Cilegon

Kumpulan Cerita, Berita tentang Pawon dan Cilegon Car Free Day

Paguyuban Wirausaha Cilegon

Kumpulan Cerita, Berita tentang Pawon dan Cilegon Car Free Day

Paguyuban Wirausaha Cilegon

Kumpulan Cerita, Berita tentang Pawon dan Cilegon Car Free Day

Paguyuban Wirausaha Cilegon

Kumpulan Cerita, Berita tentang Pawon dan Cilegon Car Free Day

PawonMarket

Bersama Pawon Ciptakan Lingkungan Bebas Polusi, Wujudkan Budaya Kreatif Ekonomi Kerakyatan Profesional

Highlight

Sekecil apapun kebaikan tidak akan menjadi sia-sia

PawonCilgon.com | Dengan berbuat baik, akan banyak menciptakan pemikiran positif kepada orang lain maupun alam ini. Dengan melakukan perbu...

Kamis, 15 Agustus 2019

Pertemuan dengan Dirut air minum Quelle, untuk kerjasama dengan Pawon


Beberapa Pengurus Paguyuban Wirausaha Cilegon (PAWON) diantaranya Iim Ibrohim, Mn Muchlish dan Afrizal serta Aswanul Syamsu (Ketua Pengawas) melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT. KDT pada tanggal 14 Agustus lalu, untuk kerjasama dengan Pawon mengenai produk minuman merk Quelle, semoga dapat terjalin kerjasama yang saling menguntungkan.

Rabu, 14 Agustus 2019

Dirgahayu RI ke 74, Kreasikan Videomu

Menyalurkan bakat sesuai dengan passion tentunya bermanfaat. Apalagi jika hobimu adalah menciptakan karya kreatif seperti video.

Mumpung momennya pas karena sebentar lagi kita akan menyambut Dirgahayu RI yang ke 74, salah satu kegiatan Pawon dalam menyambut hari kemerdekaan adalah :

"Lomba video pendek", ini khusus Anggota Pawon. 

Banyak hal yang bisa kita jadikan video atau film pendek mengenai kemerdekaan.

Jangan khawatir, sebagai bentuk apresiasi. Ada imbalan untuk 3 (tiga) Pemenang. 

Tidak ada biaya pendaftaran alias *GRATIS*, buat aja videonya silahkan poles atau edit agar menarik dan tentunya video memiliki tema, lalu kirim ke panitia by email atau WA, tunggu hasilnya.

Mari semarakan Kemerdekaan RI yang ke 74 ini dengan kreasi !

Syarat Dan Ketentuan silahkan di lihat disini.

Minggu, 23 Juni 2019

Ciri Khas atau Identitas Sebuah Paguyuban

PawonCilegon.com | Sebuah paguyuban tentu ia memilki identitas, sebagai contoh adalah simbol atau logo yang dapat juga bisa di refleksikan dalam bentuk marchandise.

Stiker, salah satu benda yang merekat pada permukaan kaca mobil baik dibelakang atau depan, jika di motor bisa di temukan pada spakbor, bodi, atau tergantung selera pemiliknya dimana bisa ditempel dan bisa terlihat.

Mulai disosialisasikan pada minggu (23/6) baik melalui WA group anggota dan di stand Gallery Pawon di Car Free Day #CFD Cilegon, adalah Stiker Pawon dengan bahan scotlight yang diterbitkan oleh Bidang Pengembangan Usaha.

Setiap anggota dapat memilikinya yang mana ini juga menjadi salah satu ciri khas atau identitas yang sederhana, pun begitu tak ada paksaan setiap anggota harus punya.

Selain sebagai ciri khas juga menjadi penting agar lebih mudah dikenali terutama oleh sesama anggota dan tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri sebagai anggota sebagai eksistensi dalam paguyuban yang saat ini di ikuti.

Contoh sederhana, bisa saja terjadi saat sedang berada diluar kota atau sedang jalan-jalan atau jauh dari tempat tinggal, mungkin saja kita bisa melihat atau bertemu dengan salah seorang Anggota Pawon tetapi belum mengenalnya.

Melalui identitas atau atribut Paguyuban yang kita gunakan inilah akan dengan mudah terjadi sebuah komunikasi walaupun hanya sebatas bertanya atau sekedar bertegur sapa.

"Jika semua kendaraan  baik mobil atau motor Anggota bersticker Pawon, baik itu laptop dan barang lain, banyak dampak positifnya, yaitu : Bisa menjadi ajang silaturahim dengan cara tegur sapa saat bertemu di manapun bahkan di luar kota sekalipun. Memudahkan CFD Gate Guard (petugas pintu CFD) untuk melakukan pengecekan dan sortir terhadap pedagang yang masuk area CFD. Menambah kebanggaan dan kepedean dalam diri bahwa I AM PAWONER dan Keren bangeedh". Tambah Asep Rachmatullah (Ketua Pawon)

Kominfo | PAWON

Jumat, 21 Juni 2019

Salah Satu Korban Meninggal adalah Anggota Pawon

PawonCilegon.com | Innalillahi wainnailaihi rooji'uun. Dilansir dari kabar posting melalui group WA Pawon yang disampaikan oleh Asep Rachmatullah (Ketua Pawon) pada isi posting berita menyampaikan bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Tol Pejagan Pemalang KM 254, Brebes. Sumber berita yang di publikasi melalui link detik.com pada 21/6 klik selengkapnya disini 


Bus yang ditumpangi menuju arah barat mengalami kecelakaan, 3 orang penumpang meninggal serta beberapa luka-luka. Salah satu dari ketiga korban yang meninggal adalah Anggota Pawon yang bernama Dwi Sulistiyowati yang beralamat di Perumahan BBS III Kota Cilegon, almarhum sebelum wafat setiap minggunya adalah seorang pedagang kuliner yang berjualan di Car Free Day (CFD) Cilegon.




Segenap Pengurus & Anggota Pawon turut berbelasungkawa, semoga husnul khatimah diterima amal ibadahnya, diampuni segala salah dan dosa serta diberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Jumat, 14 Juni 2019

Berita Duka

PawonCilegon.com - Bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah, Pawon kehilangan salah satu anggotanya yang berwirausaha di Car Free Day Cilegon (CFD) setiap minggu stand non kuliner. Innalillahi wainailaihi roji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah Anggota Pawon yang bernama Ade Supriadi pada hari Kamis, 5 Juni 2019, pukul 04.00 WIB di Cilegon.


Segenap Pengurus dan seluruh Anggota Pawon menyampaikan belasungkawa, semoga almarhum husnul khotimah, diterima amal ibadahnya oleh Allah Subhanawata'ala serta diberikan ketabahan kepada keluarga yang di tinggalkan. 


Foto : Perwakilan Pengurus Pawon dari kiri Iim Ibrohim (Wakil Ketua), Irianto (Bidang Sosial), Putera Almarhum, Lilik (Bidang Usaha) saat berta'ziyah dan memberikan santunan duka kepada keluarga almarhum (14/6). | Info berita oleh Futuh Fauzan |

Senin, 27 Mei 2019

Kejadian CFD 26 Mei 2019 (Oknum Pengendara Motor terobos CFD)

PawonCilegon.com | CFD Pawon digegerkan dengan kejadian yang mengagetkan, sekitar pukul 10.00 WIB, ada seorang pengendara motor yang menerobos masuk zona CFD di jam aktif (jalan masih tutup) melalui pintu timur.


Menurut petugas Kepolisian bapak Suryana (Kapolsub sektor Purwakarta) dan bapak Memed Satgas K3 Pawon yang sedang berjaga di pintu timur, tiba tiba ada pengendara motor menerobos pintu masuk tanpa ijin, diberi peringatan tapi malah ngegas motornya masuk dengan kecepatan tinggi. Petugas langsung menghubungi Satgas K3 lain menggunakan Handy Talky (HT) agar memberhentikan pengendara tersebut. Bapak Budiono selaku Kasatgas K3 Pawon sempat menghadang pengendara tersebut tepat di jalur sebrang Posko Pawon akan tetapi oknum itu tak menghiraukan malah menghindar berkelok kelok di keramaian pengunjung. Lalu Bapak Supri Korblok KB.03 meneriaki 'maling' spontan oknum panik dan menambah kecepatan motornya ke arah barat.


Sebelum tiba di pintu barat oknum tersebut sempat menambrak beberapa pengunjung, hingga akhirnya Petugas Kepolisian pintu barat bapak Jaka yang sudah memonitor HT menghadang di pintu barat dan melumpuhkan kecepatan kendaraannya hingga menabrak beberapa motor yang terparkir dan akhirnya oknum terjatuh. Tidak sedikit juga anggota Pawon yang berusaha menghentikan oknum.


Kejadian ini mengundang perhatian para pedagang di CFD sehingga atas kelakuannya membuat geram massa yang ada dan oknum babak belur dihajar massa.
Petugas Kepolisian Polres bapak Rudi langsung datang dan melerai lalu menggiringnya ke posko Pawon. Saat dibawa menuju Posko Pawon, sesekali massa tak sabar menjatuhkan pukulan ke tubuhnya.

Beberapa menit di Posko Pawon, menghindari amukan massa, oknum digiring ke Mapolres Cilegon oleh aparat Polisi bapak Suryana, bapak Jaka dan bapak Rudi. Diserahkan ke Unit IV untuk di interogasi oleh penyidik.


Setelah dilakukan interogasi oleh penyidik, dilaporkan bahwa oknum yang bernama TARMIDI ini merupakan sindikat curanmor yang berasal dari Sumatera. Menurut pengakuan pelaku, motor Scoopy yang dikendarainya adalah hasil curian yang dia bawa dari Tambak (Cikande) dan dia mengaku hanya menjadi tugas kurir pengiriman ke Lampung. Sialnya di melewati jalan Yasin Beji untuk menerobos ke arah Merak.


Ditemukan juga di dalam tas nya plat nomor BE 2 buah dan beberapa kunci motor yang bentuknya tidak standard. Barang nya tersebut dijadikan alat bukti oleh pihak kepolisian. Hasil pengembangan interogasi diakui oleh oknum bahwa komplotannya sedang menunggu di depan Indomaret Merak.
Hingga saat ini dilaporkan, masih menunggu perkembangan selanjutnya.


HIKMAH UNTUK KITA
Kejadian ini merupakan kali pertama CFD membantu menyergap pelaku curanmor. Walaupun unit motor yang dicuri tersebut bukan dari area CFD, akan tetapi sebaiknya kita meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan di area parkir agar terhindar dari curanmor. Kini, Pawon berhasil membantu melumpuhkan pelaku, terimakasih atas bantuan seluruh anggota dan jajaran aparat kepolisian yang bertugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban CFD yang kita cintai.


Salam Pawon
KETUA PAWON

Selasa, 26 Februari 2019

Cerita dibalik Pengantaran Donasi Jilid-II ke daerah Sumur

PawonCilegon.com | Cuaca sabtu (23/2) cukup cerah pagi itu, sekitar pukul 06:30 depan parkiran RM Sari Banten Kota Cilegon, atau tepatnya di Jalan Lingkar Selatan (JLS) 50 meter dari lampu merah PCI ke arah Anyer, nampak sebanyak 4 (empat) motor bermuatan dus-dus yang isinya donasi pakaian dan makanan kering sudah terikat rapih dan kencang.

Hadir bersama, Ketua Pawon Asep Rachmatullah dan beberapa Pengurus Iim Ibrohim, Rahmawaty, Mulyadi dan salah satu Anggota Pawon Dindin Drajat untuk melepas keberangkatan para relawan pengantar donasi Pawon.

Setelah melakukan do'a bersama, relawan pengantar donasi  diantaranya adalah Adon Saiful (AS), Sudarman (SDR), Aep Alfian (AA), MN Muchlis (MNM), perlahan melajukan motornya bergerak menuju selatan arah Anyer.


Pendistribusian donasi barang dan uang Jilid ke dua kali ini tujuannya desa Kertamukti kec. Sumur dengan estimasi jarak tempuh sekitar 5 sampai 6 jam melalui rute Anyer, Carita, Labuan, Panimbang, Tanjung Lesung, Cigelis, Sumur.

Pukul 11.30 tiba di daerah Cigelis, kami ber-empat berhenti karena mendapatkan beberapa warga sedang berkumpul di tepi laut.

Lalu bertanya pada salah satu penduduk yang menghampiri kami, apa yang sedang dilakukan disini. Warga yang tidak sempat kami tanyai namanya, menjawab kalau mereka sedang masak. Ditempat ini sebelum terjadinya tsunami, adalah titik para nelayan untuk melaut, cerita ia.

Kampung ini rata-rata penduduknya adalah nelayan, ketika kami tanya apa yang paling dibutuhkan saat ini.  Mereka belum bisa menghasilkan uang karena belum bisa usaha, perahu mereka banyak yang rusak terkena tsunami dan kebutuhan paling utama saat ini adalah beras.

"Ya Allah ..., andai saja kami membawa beras, tentulah akan kami bagikan buat mereka juga ..."

Tak lama warga yang lain berhambur mendekati kami, tatapan mereka penuh harap sesekali melirik kearah motor kami. Segera kami  menjelaskan bahwa kami hanya sebagai pengantar saja, barang yang dibawa ini adalah pakaian dan sedikit makanan ringan, pesan dari donatur untuk dikirimkan ke Sumur, barulah mereka mengangguk-angguk, dan mengatakan oh iya gak apa-apa.

Lalu kami mengatakan bahwa kami hanya bisa membagikan makanan ringan untuk anak-anak, dan inipun tak banyak. Anak-anak yang berebut menyalami kami yang sejak awal sudah berada dekat, bersorak kegirangan. Kamipun segera membagikan makanan yang sudah dikemas dalam bentuk bingkisan parsel tersebut dibagikan satu persatu baik kepada anak-anak atau orang tua yang ada disana. Bahagia sekali melihat mereka bersukacita seakan itu adalah hadiah yang sangat berharga.

Salah satu warga mengatakan kalau mereka sangat senang dan mengucapkan terimakasih hingga berkali-kali.

Tak lama kamipun pamit untuk melanjutkan perjalanannya menuju Sumur, mereka anak-anak melambaikan tangannya sambil berpesan agar hati-hati diperjalanan.

Saat memasuki waktu dhuhur tepatnya di Kertasari, kami segera mampir ke sebuah Masjid untuk melakukan sholat, ada salah satu jamaah yang kami hampiri kemudian berbincang untuk mendapatkan informasi. Menurutnya, kondisi saat ini sudah membaik dan kehidupan sudah normal kembali. Memang daerah tersebut hanya sedikit yang terkena tsunami.

Tujuan kertamukti hanya berjarak beberapa kilometer saja, kamipun kembali melanjutkan perjalanan agar cepat sampai tujuan.

Pukul 12:30 tiba di sebuah sekolah yang letaknya ada di dalam perkampungan, berjarak sekitar 50 meter dari jalan utama Sumur - Ujungkulon. Kami disambut dengan gembira oleh warga, jamuan yang diberikan sangat luar biasa, mereka mengatakan perjalanan dengan motor pasti capek dan lapar, maka ibu-ibu yang berada disana segera masak nasi, bapak-bapaknya mencarikan lauk pauk yang siap saji.

Panjang lebar kami ngobrol mengenai kondisi dengan Koordinator yang biasa mengurus donasi, warga akrab memangilnya Bidan Yuyun (BY), menurutnya sekolahnya itu juga menjadi pos untuk pendistribusian donasi kepada warga pasca tsunami, selain itu ada hal yang memang sudah dilakukan yaitu menampung anak-anak yang kurang mampu agar bisa sekolah.

MNM yang mewakili PAWON yang juga sebagai relawan pengantar donasi, melakukan serah terima donasi baik barang dan uang kepada BY, dan berpesan agar dapat di distribusikan ke warga yang membutuhkan.



Ucapan terimakasih yang disampaikan oleh BY mewakili warga kampung Cihoe, Desa Kertamukti, Kec. Sumur, Kab. Pandeglang, Banten. "kami sangat senang sekali karena masih ada yang peduli, kami selalu berharap bapak ibu dimanapun berada walaupun kita tidak saling mengenal, kami yakin bapak ibu adalah orang baik ... dan kami berdoa semoga bapa ibu selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berkah".

Pukul 14:45 kamipun akhirnya harus bersiap-siap untuk pulang ke Cilegon.

Pengalaman untuk hari ini buat kami menjadi pengantar donasi menggunakan motor adalah sesuatu yang berarti karena pada akhirnya telah terbangun kebersamaan, kompak selama diperjalanan dan lebih mengenal secara emosional.

Singkatnya, kami tiba di Cilegon pukul 20.00, Alhamdulillah semua dalam keadaan selamat dan tak kurang sesuatu apapun, dan ini tak lepas dari doa teman-teman semua Anggota. Sedikit atau banyak yang telah disumbangkan untuk mereka tentu bermanfaat dan semoga bisa meringankan kesulitan saudara-saudara kita yang masih membutuhkan.

Semoga kita selalu diberi hati yang ikhlas untuk selalu mampu dan bisa membantu bagi yang membutuhkan, baik yang ada di sekeliling kita atau yang terkena musibah dan bencana. (AS|HKP)

Klik DISINI untuk melihat dokumentasi lebih banyak